Bagaimana Pelaksanaan Aqiqah Untuk Anak Kembar

Ada kasus, yakni apabila seorang wanita melahirkan dua anak kembar. Ibnu Hajar berkata, “Seandainya dilahirkan dua anak kembar maka dianjurkan untuk masing-masing bayi seekor aqiqah. Ini dikatakan oleh Ibnu Abdil Barr dari al-Laits, dan ia berkata, “Aku tidak tahu ada seorang ulama yang menyelisihi hal ini.”

Al-Baji berkata, “Tidak boleh bersekutu dalam aqiqah, maka dua orang anak tidak bolh di aqiqahi dengan satu kambing. Jika seorang wanita melahirkan dua anak kembar, maka masing-masing anak aqiqahnya satu kambing.”

Al-‘Allamah Ibnu ‘Utsaimin berkata, “Hukum aqiqah seperti qurban, kecuali bahwa dalam aqiqah tidak diperbolehkan bersekutu dalam darah. Maksudnya, seekor unta tidak memadai sebagai aqiqah dua orang anak. Demikian juga seekor sapi tidak memadai sebagai aqiqah dua orang anak. Tidak juga untuk tiga, empat, dan seterusnya. Alasanya yang pertama adalah tidak ada dalil yang datang mengenai bersekutu dalam aqiqah. Sementara, ibadah itu memerlukan dalil. Alasan kedua, aqiqah itu adalah tebusan, sedangkan tebusan tidak dapat dipecah-pecah menjadi beberapa bagian. Aqiqah adalah tebusan bagi jiwa. Dan tatkala aqiqah itu menjadi tebusan bagi satu jiwa, maka ia tidak boleh tidak, harus satu jiwa juga….”

Sumber: buku Panduan Praktis Aqiqah Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang disusun oleh Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *